Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Februari 2011

NOL Kilometer

Pernahkah kita memikirkan perbuatan sehari- hari kita ?

Pernahkan kita berpikir bahwa perbuatan kita sekarang mempunyai pengaruh dimasa yang akan datang baik untuk kita maupun untuk orang lain ?


Dan pernahkah kita berfikir bahwa perbuatan kita saat ini yang kita yakini benar akan mempunyai nilai kebenaran yang sama di kelak kemudian ?


Pernahkah kita memikirkan semua itu ……………………..




Waktu akan terus berjalan , sebentar saja sehari, seminggu, sebulan, setahun akan terlewati dan kalau kita membuka mata hati kita niscaya kita akan dapat melihat hasil dari perbuatan – perbuatan kita ………

Semoga saja saat kita bisa melihat itu semua hati kita tidak merasa menyesal dan menginginkan agar waktu bisa diputar lagi.

Jadikan hari ini NOL kilometer kita untuk melakukan perbuatan- perbuatan baik sembari berdoa semoga perbuatan kita hari ini membawa manfaat , tidak cuma untuk kita tapi juga untuk orang lain dan kita tidak perlu menyesali perpuatan- perbuatan kita dimasa lalu.

Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3)

Kamis, 24 Februari 2011

BE SMILE

Kata orang kehidupan itu seperti makan buah jeruk , kadang manis kadang asam.

Manis asam buah jeruk yang kita makan mungkin berasal dari bibit yang ditanam ,kalau bibitnya baik dirawat dengan baik maka kemungkinan besar buah jeruk yang dihasilkannya pun akan terasa manis, demikian pula sebaliknya bibit yang jelek , pemeliharaan yang seadanya maka buah jeruk asamlah yang akan didapat.

Tapi hidup di dunia itu kan tidak seperti ilmu pasti , 1 + 1 = 2 , kadangkala sesuatunya tidak sesuai dengan yang kita rencanakan, bibit sudah baik , pemeliharaan juga tidak kurang tapi apakah ada jaminan bahwa semua jeruk yang dihasilkan itu akan berbuah manis ?

Tentu saja tidak ……. diantara sekian banyak buah yang manis pasti ada satu atau dua yang asam juga …….. nah kalau kita pas mendapatkan yang asam itu apa yang mesti kita perbuat ?

Apakah kita akan mengumpat ? mencaci ? boleh saja kita begitu tapi apakah setelah kita mengumpat ,mencaci buah jeruk yang kita makan akan menjadi manis ???

Nah … tidak bukan , daripada kita menghabiskan energi kita untuk mengumpat, mencaci apakah tidak lebih baik kita menggunakan energi kita itu untuk TERSENYUM.

Tersenyum itu bisa melegakan hati dan kalau hati sudah lega tidak diisi dengan amarah maka hati kita akan menuntun kepada pikiran – pikiran yang tidak kita kita pikirkan saat kita marah.

--- bukankah kita akan merasakan lebih manisnya buah jeruk saat kita telah merasakan buah jeruk yang asam ----

Lalu bagaimana kita bisa tersenyum saat hati tidak merasa senang , saat pikiran terasa kalut ?

Ah susah juga ya , tapi kata seorang motivator saat hati gundah dan pikiran tidak tenang sehingga untuk tersenyum pun rasanya malas ….itu lah saatnya kita menggunakan ilmu pura- pura tersenyum , gerakan bibir kita dan tersenyumlah selebar mungkin meski hati kita menolak … berpura – pura tersenyum meski terasa berat …… nah saat kita berpura – pura itulah akan ada kekuatan ajaib yang akan menarik hati kita untuk ikut tersenyum karena ternyata menurut penelitian bukan cuma kondisi spiritual saja yang bisa mempengaruhi fisik tetapi kegiatan fisik juga akan mempengaruhi kondisi spiritual kita, dan itulah yang dinamakan hidup --- berinteraksinya fisik dan spiritual-----

TERSENYUMLAH NISCAYA HIDUP INI AKAN LEBIH INDAH !!!

Sudahkah anda TERSENYUM hari ini ?

Selasa, 22 Februari 2011

BAHAGIA


Apa sih bahagia itu ?

Apakah bahagia itu artinya memiliki harta yang banyak,memiliki jabatan yang tinggi atau memiliki pasangan yang cantik/ganteng ?

mungkin saja bisa seperti itu ……

tapi apakah kita bahagia jika kita memiliki harta yang banyak tetapi kita tidak bisa menggunakaannya karena sakit misalnya, atau apakah kita bahagia jika kita memiliki jabatan yang tinggi tetapi kita tidak mempunyai teman dan apakah kita juga akan merasa bahagia jika kita memiliki pasangan yang cantik atau ganteng tetapi tidak bisa menjaga kesetiaan kepada kita ?

bahagia memang mempunyai arti yang berbeda pada setiap orang , ada yang memandang bahagia itu terdapat pada setiap pencapaian tujuan , keberhasilan yang diperoleh atau terkabulnya keinginan

Tapi menurutku................................

“ Bahagia itu tidak di bayaknya harta yang kita punya, tidak di tingginya jabatan yang kita duduki, tidak di cantik atau gantengnya pasangan kita, tetapi kebahagiaan itu ada di dalam hati kita, hati yang telah kita penuhi dengan rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita , bahagia itu ada disetiap langkah hidup kita yang kita syukuri, semakin kita bisa mensyukuri langkah- langkah hidup kita semakin banyak kebahagiaan yang bisa kita dapatkan. “

Mungkin penghasilan kita pas- pasan tapi ketika kita bisa mensyukuri itu maka mata hati kita akan terbuka bahwa masih banyak orang yang penghasilannya kurang dari kita ….

Mungkin kita cuma pegawai biasa yang tidak mempunyai jabatan yang tinggi tapi jika kita bersyukur kita akan tahu bahwa jabatan yang tinggi belum tentu membawa kebaikan dan kebahagiaan dalam hidup kita…..

Mungkin pasangan kita tidak seperti bintang film atau bintang sinetron di TV yang selalu tampil cantik-cantik dan ganteng – ganteng , tapi saat ada syukur di hati kita maka akan kita temukan kebaikan – kebaikan yang luar biasa di pasangan kita…..

Dan salah satu kebahagiaan ku adalah saat melihat mereka tersenyum mengiringi setiap langkah-langkah kehidupanku dan aku selau ada untuk mereka.











gambar " be happy " diambil dari : http://a11no4.wordpress.com/2010/11/27/yang-membuat-saya-bahagia/

Kamis, 27 Mei 2010

Istirahatlah Sebentar......


Istirahat sebentar... renungkan lagi apa yang telah kita lakukan... apakah ada manfaatnya untuk orang lain atau cuma membuat kesal pada sesama...

kalau jawabannya ternyata cuma membuat kesal orang lain mungkin kita harus memikir ulang atau bahkan merubah cara pandang hidup kita selama ini yang mungkin cuma baik menurut kita tetapi tidak baik menurut orang lain;

tapi kalau jawaban pertama yang muncul di benak kita.. Alhamdulillah segala puji bagi Yang Maha Baik bahwa kita telah diberi hidayah untuk melakukannya... dan itu jadi pemacu kita untuk melakukan lebih baik dan lebih bayak lagi kebaikan - kebaikan yang lain.

Istirahatlah sebentar , diamlah sejenak, ingatlah Yang Maha Kekal dan mulailah bertanya lagi kebaikan - kebaikan apa yang sudah kita lakukan ?????..... dan apakah kebaikan yang menurut kita baik itu sesuai dengan kebaikan menurut Yang Maha Baik ?????